Friday, April 5, 2013

HARGAILAH HIDUPMU

*looking back at July, 7th 2011 notes..and these are what I found


Kembali ke hiruk pikuknya suasana jakarta is one of the joyful moment yang selalu ditunggu2. entah aku merindukan kemacetannya, atau serba cepatnya waktu berjalan disini. Tapi apalah arti itu semua bila dibayar dengan gelak canda ayah dan tawa riang mama, yang selalu saja menanyakan hal2 terkecil dari perjalananku sebagai mahasiswa di kota yang cukup jauh dari rumah. Adanya dunda dinda dan dita yang selalu mewarnai keceriaan di rumah, rasanya lelah dan kepenatan yang selama ini diasakan langsung menguap begitu menginjakkan kaki di rumah berumur 19 tahunku ini.

Tapi itu bukanlah yang ingin dibahas di notes ini (karena bisa habis satu novel rasanya. :D)

Hari ini mama, dita dan aku pergi untuk melakukan tugas umum wanita (baca :belanja ! hahaha). Seperti biasa kita naik kereta jurusan Ciujung Serpong AC dari stasiun Rawa Buntu menuju tanah abang. Lama menunggu, aku melakukan hal yang paling sering kulakukan disaat menunggu, mengamati orang2. seulas senyum merekah melihat anak kecil dengan sepatu berbunyinya mondar mandir digandeng sang ayah sambil mengemut eskrim, kutaksir kyknya sepatu baru karena semangatnya anak itu menginjak2 sepatu kuning mengkilat dengan bunyi 'ceplak ceploknya' (ga tau gimana deh itu bunyinya. ahaha). Apakah dibalik sepatu kuning itu terdapat peluh keringat sang ayah yang harus bekerja keras demi menyenangkan putrinya? dan yang kulihat hanyalah senyum bahagia yang terpancar dari matanya melihat sang anak yang begitu bahagia memakainya. Mungkin terpikir olehnya 'terbayarlah semua' hanya dengan gerak gerik nonverbal dari putri kesayangannya. Langsung aku tersadar, apa selama ini aku terus melakukan yang anak kecil itu lakukan pada ayahnya? yang secara implisit menyatakan bahwa aku menyukai dan menghargai apa yang diberikan oleh orang tuaku? tidak perlu aku menginjak injak sepatu mahal pemberian ayah dan mama, dengan belajar rajin dan tekun rasanya cukup bagi mereka. (yang terkadang sulit apalagi utk mahasiswa ababil seperti saya. :P ). Aku langsung memandang mama, dan bertanya tanpa mumming the word, 'have i done enough for you? malu rasanya membawa nilai yang hanya 'cukup' untuk mereka.*ma, yah, dira akan berusaha lebih keras lagi.

sampai di tempat ********** (di sensor aja ye), aku tahu yang kucari adalah kebutuhanku, tp mama dengan semangat mencarikan berbagai macam pilihan, aku ragu dengan pilihanku, dan nilai yang tidak sedikit itu ditampis dengan berbagai kata2 yang justru membuatku harus membeli itu. sementara aku tau beliau tidak pernah memanjakan dirinya dengan barang2, beliau selalu senang membeli dan memberi sesuatu yang bukan untuknya. Sampai teringat baju kesukaan mama yang dipuji dan secara becanda diminta oleh adik2 mama,teman2nya, bahkan orang lain yang dekat dengannya, mama ga segan2 meberikan bajunya itu keesokan harinya atau hari itu juga kalau beliau membawa baju ganti lain. rasanya hampir semua barang yang dirasa lebih dibutuhkan orang lain, mama akan tidak ragu memberikannya. well, tag line mungkin buat mama 'berilah, maka Allah akan memberimu lebih'.  :). Diskusi dengan mama membuka pikiranku luas tentang bayak hal, terutama agama, yang seakan aku haus pengetahuan tentangnya, dan serasa disejukkan kembali dengan diskusi hari2 dengan mama,*mom, you always be my role model.

Aku selalu demand things, seldom gives. melihatnya, membuatku berfikir lebih, berapa banyak orang yang tidak sanggup membeli barang, bahkan makan pun mereka harus mengemis. jangankan orang lain, banyak org terkasih kita yang butuh juluran tangan. Bantuan  yang sebenarnya dibutuhkan lebih pada semangat menggapai semangat mereka dan mengoptimalkan potensi2 mereka untuk menjadi org yang lebih kaya materiil, kaya rohani dan kaya imu. Terbesit juga pesan mama dengan tidak melumurkan kegelimangan fasilitas, tapi bagaimana melumuri mereka semangat untuk dapat mencapai fasilitas yang diinginkan. Melihat kembali ke jalanan dan pelataran stasiun, banyak pengemis yang membuatku terkadang sedih, sedih akan kemampuan yang disia siakan mereka.  Walau di benak banyak orang,mengemis adalah hal yang paling mudah dilakukan dan orang terkesan malas tak mau bekerja,namun coba lihatlah di prespektif lain dimana mereka harus menurunkan derajat mereka, yang dengan putus asa melakukan segala cara demi sesuap nasi. well, terkadang hilangnya urat malu itu yang rasanya udah menjamur dan mengubah pandangan mereka betapa mudahnya hidup ini dengan menengadahkan tangan dan voila ! money comes. aku sendiri jarang memberi (dan tolong garis bawahi, memberi yang selektif diperlukan, apalagi ketika kau tahu yang mana yang baik dan mana yang tidak) dan berusaha dapat terus selectively memberi lebih banyak bagi mereka yang membutuhkan.
*oke, tampaknya saya ngomong agak melindur sana sini tanpa ujung jelas, krn memang tulisan ini hanyalah curahan harti dan klebih ke renungan untukku dan hopefully buat semuanya. Ini hanya menigisi kekosongan waktu saja, dan rindu akan menulis yang sudah dipendam dari bertahun2 yang lalu. :)


Anindira R.

Wednesday, March 13, 2013

journey to East Borneo: another great escape

Derawan island

great island, great plan, great friends. :)
arrived at tarakan airport at 8am.


well, it is a mesmerizing island. on arrival, the beauty of derawan awake me form the nausea I had due to the high tide. our cottage stands infront of the shore! 


Here we go,
day 1. Maratua island:
an island that sells the beach and the coral, they save the best for the last! 
Maratua also offers cottages like in derawan, but the price here are more expensive.

next island would be Kakaban island, where jelly fish lake situated here.Kakaban itself famous for it's riverbed corals, or as we called it "Palung". the fishes, corals, even the sun greeted their best for us. :). Inside the island, took 5 minutes walking from the shore, there we may found the lake full of stingless jellyfishes. 


last island for that day was the Sangalaki island. this island sells the beauty of the beach and it's manta. Manta swims as pack, so we may found them that day, swam beside us.



day 2. samama island to see the beautiful corals. the island is surrounded by the corals, miles and miles ahead. c'est bon! 
next island, or may I say sand island, is gusung island. here, during the low tide, the sands appear in the middle of the ocean, breath taking!

back to derawan, have a great time with the turtles, and the fishes. that day was closed by the beautiful sunset.


Thursday, February 21, 2013

Bromo, finally !

BROMO,  Februari 18th 2013.

Salamku untuknya, bromo yang indah
Bromoo! sudah lama pengen kesini tp baru kesampaian habis ujian OSCE.
cuma butuh 2 hari untuk menjelajah bromo. :)
bisa lewat www.takemetobromo.com, dimana disini bakal dijelasin rute2 ke bromo, yang bisa lwt bbrp jalur.
well, kmrn brgkt dari jakarta naik pesawat. Pesawat ke malang agak mahal karena ga banyak penerbangannya, dan sampai saat ini cuma 2 pesawat yg terbang ke malang : garuda dan sriwijaya. org2 prefer pergi ke surabaya, trus baru lanjut malang, krn tiketnya lbh murah kyk gitu.
Okay, bromo ! dengan budget 450rb utk ber 6, kita naik jeep 4000cc ke point penampakan sunrise, ke padang savana, ke bukit teletubbies (ada 1 bukit yg mirip sama rumahnya tinky winky, dipsy, lala dan po), pasir berbisik (yg konon katanya berbisik saat malam karena lautan pasirnya yg luas), sama puncak kawah bromo.

berangkat dari malang jam 11 malem, sampe sekitar jam 3. disana ada bbrp tempat makan yg menyediakan makanan dan minuman hangat, jd jangan khawatir. sampe2 aja udah dingin banget. sangat dianjurkan buat yg blm pernah ke bromo buat pake sweater tebal, sepatu tracking, syal, sarung tangan sama penutup kepala. memang sih, di atas ada jg penyewaan sweater tebal *plus bulu2nya itu.
tips : kalau sudah mendekati sunrise, lgsg dekatin pagar depan biar dpt foto yg maksimal dan dpt pemandangan scenery pegunungan. kalau dari belakag yang bisa kamu lihat cuma puncak semeru dan puncak gunung lainnya. 
sunrise di hari itu kurang maksimal, tp you can see clearly how the horizon lights up the beautiful bromo, semeru and other archipelago. Subhanallah..


Setelah dari poin ini, kita lgsg brgkt ke padang savanna. disini ada yg disebut dengan bukit teletubbies *which I frankly think that it is similar, yes. foto2 sebentar dan lgsg lanjut pasir berbisik.


pasir berbisik




 bromo's crater

the second picture give you brief idea about our journey from bottom to the top. it takes approximately half an hour to the top, and another half an hour to go back. When the season is dry, the sands might disturb your day. *menyebabkan bersin, kelilipan dll. disana banyak nawarin jasa kuda untuk naik turun pp 100rb. mumpung mahasiswa semua yang jalan, kita pilih jalan kaki drpd naik kuda. since kita pergi waktu msh peralihan hujan dan kemarau, pasirnya ga begitu banyak terbang, agak basah dan nyaman utk ditapaki.

Destinasi lain di Malang yg seharusnya didatangi itu ada: Bromo, BNS (Batu Night Spectacular) di kota batu, Jatim Park 2 (secret zoo, museum dan eco green park), air terjun coban rondo, dan jelas Pulau Sempu.


Sunday, December 30, 2012

Living in France as an Indonesian

Well, certainly, there are many things that you can do in France.

1. Transportation

You'll be able to travel to each cities using either train, airplane (budget airline, I prefer), and also car!
what I'd like to discuss is where you can travel with cars and get other people to travel with you. It is popular in France when you want to go to other cities but you want to share the money. (P.S--the highway in France is pretty expensive). you can go to http://www.covoiturage.fr/ . Like other social media, you can see other people with their bios, their cars, where they'd go, and how much you should pay for the trip (depend on the country you want to go). But make sure you have a quite good francais, because not many people there speaks good English.
this is what you'll see in the page. make a new account, and then you can choose which town (la ville) where you want to go and where you depart.
French people are nice. and don't worry this type of transportation is safe, because it is widely accessed in webs, and they also give you a lot of info about the journey. most of the covoiturage is a daily traveller, where they mostly will go frequently. instead of travel alone and burden by the price, it will be great if you share te load with other. :).

oh, and below is my covoiturage mate and his car. :)


It's easier to travel to other cities by train, especially when you're under 26 years od, you'll get extra reduction. :D. you can directly go to gare SNCF (train station in France) or go to http://www.voyages-sncf.com/billet-train to find the schedule and prices.

When you want to travel locally you can take buses and also trams, where they have it in almost every cities in France. They are very punctual in time, and quite frequent, so that you won't miss the buses that late. In clermont-ferrand, you need to have a card to travel by tram. you can buy the card in a counter near the town square or buy a single ticket/billet in each tram station. you have to have coins or credit card to buy them.  The card (temporary one) can be used for both tram and bus.





2. organization (PPI France)

PPI - persatuan pelajar Indonesia is an association for Indonesian student who studies abroad. Usually they have a lot of activities, many of them are for celebrating national holidays and religious holiday*where most of the students will not be in Indonesia to celebrate it. We'll meet a lot of people, wide range of ages and background. I even met a cross cultural family. They stayed in Clermont Ferrand, where tante Upi (Indonesian) will cooked for every Indonesian who come to Clermont. Her husband, Mr.Pierre and their daughters Annisa and Inez will stay and take us around Clermont. C'est cool!


Maybe you'll find other stories when you join other city's PPI. Here's me and shafira's mate from Jogja, Cathia, who got erasmus mundus scholarship to 6 differents countries.


3. Food

Well, it is our basic need to fulfill our hunger. yes, the French are famous for its... Cheese !
if you go to France, make sure you taste at least 50 cheeses! hahhaa (they have hundreds! ). the wine in Bordeaux are the best, though I never taste it, they proclaimed so. Other thing that you need to go if you want to taste the culinary of French are to Bordeaux, the gastronomy city, and it is famous for it's seafood (every year, bordeaux's youth make a book of where to eat, what to eat and all reccomendation places in Bordeaux), handy!
My host friend, cindy listed some of French dishes that we need to try. And luckily, we've try most of the food.

- Crepe- yes, crepe! it is originally from Francois' (my host in Clermont) city in Bretagne. this crepe is sweet, where the salty one is called 'gallate'. Here's Cindy's gallate for me and shafira



-Poullet basquaise. a chicken and tomatoes. It is fresh and delicious. :)


- Quiche. like pizza, but thinner layer of bread. quite simple really, because most of them already have the bottom layer that you can easily buy in any supermarche.


- Ratatouille. you know the cartoon, well it is a mixture between pumpkin and tomatoes, it taste good!

- When you go to Bordeaux, make sure you taste "Fruit de la Mer', (seafood). c'est bon !
Fois gras also a good appetizer, and Canule (make sure you taste this cake, it's famous in Bordeaux)



Required documents before you go (2011) as a student:

as a tourist - tourist visa
Here is the list of required documents according to your situation.
Visa type : Short stay
Travel purpose : Tourist visit
Date of birth : 1991-09-04
Nationality : Indonesia
Occupation : Student
    .     Short stay visa application form, original Download
    .     Two recent, identity photos Size 3.5 cm x 4.5 cm, with white background, taken within 6 months.
    .     Round-trip flight ticket booking from/to Indonesia, copy
    .     Insurance, original Insurance issued by Europe company or local authorized company. More information.
    .     Insurance, copy
    .     Hotel booking for the whole stay in Schengen area (Internet reservations without credit card guarantee could not be accepted), copy Or lodging attestation issued by the local town hall of host person residence covering the whole period of the stay (original+copy) or property ownership certificate or leasing contract in France
    .     Personal bank statement mentioning the current amount on the account, original
    .     Personal bank statement mentioning the current amount on the account, copy
    .     Letter from the school, original
    .     Letter from the school, copy
    .     Letter from the school, translation
    .     Certificate of Registered Family and Permanent Residence (family card), copy Copies of all pages which contains information about the applicant and family member.
    .     Passport, original A national private passport or official travel document valid for at least more than 3 months beyond the validity of the requested visa, with two blank visa pages with the mention “visa” to affix the visa sticker.
    .     Passport, copy Two copies of the pages of the passport containing personal data.
    .     Old passports, original If you're in possession of one or more previous passports, it is mandatory to bring it.
    .     Old passports, copy Copies of the pages of every old passports containing personal data.

Student visa
(Pardon for my writing in Bahasa)

    .     Formulir aplikasi visa jangka pendek, asli Download / Simpan di komputer.
    .     2 lembar foto yang sama dan baru Ukuran 3.5cm x 4.5cm, dengan latar belakang putih, diambil dalam 6 bulan terakhir
    .     Tiket perjalanan pulang pergi dari Indonesia, fotokopi
    .     Asuransi, asli Asuransi yang dikeluarkan oleh perusahaan Eropa atau perusahaan dalam negeri yang resmi. Informasi lebih lanjut.
    .     Asuransi, fotokopi
    .     Sertifikat bea siswa yang menyatakan jumlah dan lamanya bea siswa tersebut ATAU jaminan dari pihak ketiga untuk membayarkan pelajar tersebut sedikitnya 430 euros per bulan dan bukti keuangan sang penjamin ATAU rekening bank pelamar, asli
    .     Sertifikat tersebut, fotokopi
    .     Sertifikat tersebut, terjemahan
    .     Pendaftaran sekolah di Perancis, asli Atau perjanjian dari sekolah di Perancis
    .     Pendaftaran sekolah di Perancis, fotokopi
    .     Pemesanan hotel selama di daerah Schengen (pemesanan lewat Internet tanpa jaminan kartu kredit tak bisa diterima), fotokopi Atau pengesahan tempat penginapan dari balai kota tempat tinggal orang yang mengundang anda selama anda di Perancis (asli dan fotokopi) atau sertifikat bukti hak milik rumah atau kontrak sewa di Perancis
    .     Surat motivasi yang ditulis oleh pelajar, asli Dengan penjelasan
    .     Surat motivasi yang ditulis oleh pelajar, fotokopi
    .     Surat ijazah, asli Atau sertifikat pendidikan lainnya yang setara
    .     Surat ijazah, fotokopi
    .     Surat ijazah, terjemahan
    .     Surat jaminan keuangan dari semua penjamin untuk segala jenis pengeluaran selama perjalanan, asli
    .     Bukti hubungan antara pelamar dengan yang menjamin, asli Jika diperlukan, boleh dalam bentuk surat dari sang penjamin menjelaskan hubungan dengan pelamar dan alasan kunjungan
    .     Bukti hubungan antara pelamar dengan yang menjamin, fotokopi
    .     Bukti kerja dan pendapatan orang yang menjamin, asli Surat pajak terakhir, 3 slip gaji terakhir atau pendaftaran dagang, rekening bank selama 3 bulan terakhir, dll
    .     Bukti kerja dan pendapatan orang yang menjamin, fotokopi
    .     Bukti kerja dan pendapatan orang yang menjamin, terjemahan
    .     Paspor sang penjamin, fotokopi
    .     Cap masuk dan keluar dari Indonesia, jika orang tersebut tidak tinggal tetap di Indonesia, fotokopi
    .     Kartu keluarga dan tempat tinggal yang terdaftar, fotokopi Fotokopi dari halaman yang berisi informasi tentang pemohon dan anggota keluarga.
    .     Paspor, asli Paspor pribadi nasional atau dokumen perjalanan yang resmi dengan tanggal berlaku lebih dari 3 bulan lewat dari tanggal berlaku visa yang diminta, dengan 2 halaman kosong untuk dimana visa stiker akan ditempel (tertera tulisan “Visa” )
    .     Paspor, fotokopi Fotokopi 2 lembar halaman paspor yang berisi data pribadi.
    .     Paspor lama, asli Jika anda punya 1 atau lebih paspor lama, anda harus membawa paspor-paspor lama tersebut.
    .     Paspor lama, fotokopi Fotokopi halaman semua paspor lama yang berisi data pribadi.
Do not worry *for those who wear hijab* for the picture requirements, you are allowed to use it and cover your neck, but you must show both of your ears. 

Thursday, December 20, 2012

Medical student in France


Melalui IFMSA (International Federation of Medical Student Association), saya berkesempatan untuk melakukan pertukaran pelajar ke Clermont Ferrand, Perancis, yang merupakan ibukota dari regio tersebut dan satu-satunya kota di yang memiliki universitas kedokteran. Saya mendapat kontrak untuk belajar di departemen Obstetry and Gynecology di CHU Estaing. Departemen Obstetry Geynoecology di CHU Estaing merupakan salah satu yang terbaik di seluruh Perancis, dan mereka sering mendapat pelajar dari negara lain sehingga komunikasi dan penerimaan mahasiswa asing bukan hal yang baru. Semua civitas rumah sakit sangat hangat dan ramah sehingga membuat suasana kegiatan di rumah sakit terasa menyenangkan.
Beberapa istilah mengenai tingkatan pendidikan di Perancis: Extern adalah mereka yang duduk di tahun ke 4, 5 dan 6. Dimana mereka harus menghabiskan 6 minggu di rumah sakit, dan 6 minggu setelah berada di rumah sakit mereka mengikuti kuliah dan kegiatan kampus lainnya (termasuk dengan membahas kasus yang berada di rumah sakit). Hal ini berlangsung terus menerus sampai seluruh departemen telah mereka lalui. Dalam hal ini, mereka bagaikan koas di Indonesia, yang bedanya koas akan terus berada di RS tanpa harus kembali ke universitas, dan koas tidak dibayar sedangkan extern dibayar. Intern adalah mereka yang menjalankan pendidikan di jenjang spesialis, dan layaknya residen di Indonesia. 
Ada beberapa hal yang saya perhatikan mengenai perbedaan sistem pendidikan di Perancis, yakni : 
-Pakaian. 
Professional behaviour adalah sesuatu yang sangat dijunjung tinggi oleh kampus-kampus di Indonesia, yang pakaian merupakan salah satu kriterianya. Mahasiswa Indonesia tidak diperbolehkan menggunakan jeans dan celana pendek atau rok pendek,  baju tanpa lengan, dan tidak diperbolehkan menggunakan sendal. Hal ini saya anggap wajar karena dokter merupakan panutan bagi pasien dan sudah seharusnya dan sewajarnya berpakaian rapi dan bersih dan terlihat profesional. Namun, mahasiswa Perancis diperkenankan menggunakan itu semua dengan catatan mereka menggunakan jas putih mereka diatas itu. Hal ini cukup mencengangkan saya karena mereka tampak santai dengan balutan tersebut yang ditutupi oleh jas putih kebesaran mereka. Namun hal ini membuat saya tersadar bahwa culture yang mereka miliki sudah berbeda dan perspective orang-orang mengenai hal ini pun sudah sangat berbeda. Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.  
-      Pembagian jadwal kedatangan extern dan intern
Para extern akan menyesuaikan kebutuhan akan kehadiran mereka di RS. Apabila yang dibutuhkan hanya 2 extern dari 4 yang berjaga di departemen tersebut, maka mereka akan bergantian dan yang lainnya memiliki hari kosong. Tidak seperti mahasiswa di Indonesia yang mewajibkan semua koasnya untuk datang. Namun hal ini tentu sangat berbeda karena pasien yang mereka miliki jauh lebih sedikit dari pasien yang ada di Indonesia. 
-Ujian masuk kedokteran dan ujian Spesialis
Seluruh siswa di Perancis berhak mengikuti ujian masuk kedokteran. Tahun pertama mereka akan belajar hal yang dasar seperti biokimia, fisika, matematika dsb. Dan di tahun berikutnya mereka akan mendapat hasil ujian yang ber-ranking. Hanya yang berada di urutan 150an yang berhak melanjutkan studinya di kedokteran. Bagi mereka yang gagal namun masih berada di ranking tertentu dapat melanjutkan studinya di kedokteran gigi, atau kedokteran hewan atau keperawatan. Dan apabila mereka menginginkan untuk mengulang, mereka diperbolehkan untuk mecoba 1 kali. Bila mereka gagal maka mereka harus mengubah pilihan kuliah mereka.
Untuk program spesialisasi, setelah tahun ke 6, mahasiswa akan menjalani ujian nasional untuk berlomba-lomba mendapat ranking terbaik disana.  
 
-Bahasa
Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Perancis, dengan text book berbahasa Perancis. Mereka tidak terbiasa dengan bahasa Inggris dikarenakan hal tersebut dan sistem pendidikan bahasa Inggris di Perancis memang dianggap kurang. Mereka tidak terbiasa mendegar kata-kata bahasa Inggris, bahkan di bioskop, film Hollywood pun di dubbing dengan bahasa mereka. Di bangku sekolah, mereka dapat memilih bahasa kedua mereka , namun Inggris bukan bahasa yang dianggap wajib oleh mereka.  
-Agama
Rumah sakit di Perancis memiliki suatu aturan bahwa petugas medis tidak diperbolehkan menunjukan identitas keagamaan mereka seperti berjilbab atau menggunakan kalung bersalib, dsb. Saya bersyukur berada di ruang operasi sehingga saya menggunakan scrub untuk menutupi rambut saya. Saya pernah berada di ruang konsultasi dan sang dokter berbaik hati mengizinkan saya berada disana tanpa harus melepaskan hijab saya.

5 cm quotes



“Setiap kamu punya mimpi atau keinginan atau cita-cita,
kamu taruh di sini, di depan kening kamu
jangan menempel, biarkan dia
MENGGANTUNG, MENGAMBANG
5 cm di depan kening kamu
jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu”
Donny Dhirgantoro

“Kemudian yang kamu perlukan hanyalah kaki yang akan melangkah lebih jauh, tangan yang akan berbuat lebih banyak, mata yang akan melihat lebih lama, leher yang akan lebih sering mendongak, tekad yang setebal baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras serta mulut yang selalu berdoa.”
 ― Donny Dhirgantoro

Je suis alle a VENICE


VENICE

The cities that I’ve been dreaming about: the gondolas, the buildings, the views, and there I finally able to see. You won’t see any metro or tram or bicycle for the street is so tiny that it won't fit most of our motor and land transportation. They have exactly the same route as in metros, but with waterbus that you may get it for 15 euros for 1 day (and you may use this for buses too). Venice walking and gondola tour cost us 35 euro. Well, it’s using the www.venicewelcome.com then you can get this good price. Normally, it will cost you 80 euro, but it is 35 euro with this tour.  Venice was famous for it’s carnival mask and gondola, so you must try these there.
Little information, venice has 2 station, santa Lucia where you ay see the gondola and the beautiful Venice right away and also the Venice Mestre. If you want to have a good price, you stay at Mestre, then you travel to St.Lucia by bus. The famous place there is the Piazza St.Marco, where all the tours started. 
 Venice with it's grand canal


You'll see abundant shops selling mask. Yes, venice is famous for it's mask. Too bad the opera cost us a lot of money, so we didn't watch the opera. Next time, Insya Allah I promise to myself that I have to see the best opera in town. :)

So whenever you have the load to stay in these kind of hotels, make sure you try it. Try the sensation of having a gondola driver takes you across the street instead of a limo. :)

Oh, and venice is famous for it's seafood and tiramishu (Italian style). make sure you try them.